News Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan kota cerdas yang mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah secara cepat, aman, dan terintegrasi.

Fokus pada Layanan Publik Digital
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar pengembangan teknologi, tetapi juga memperbaiki tata kelola dan kualitas layanan publik. “Semua layanan publik harus bisa diakses dengan mudah, efisien, dan transparan. Digitalisasi menjadi kunci agar masyarakat mendapatkan layanan optimal tanpa harus datang ke kantor,” ujar Rahmad, Selasa (19/11).
Baca Juga : Disdikbud Balikpapan Genjot Kompetensi ASN Lewat Bimtek Pelaporan Kinerja Berbasis Digital
Beberapa layanan digital yang tengah ditingkatkan mencakup perizinan, administrasi kependudukan, pembayaran pajak, dan layanan kesehatan. Pemerintah kota juga mengintegrasikan sistem agar data antar OPD dapat saling terhubung, meminimalkan birokrasi, dan mempercepat proses pelayanan.
Inovasi dan Infrastruktur Teknologi
Pemkot Balikpapan menyiapkan berbagai inovasi teknologi, termasuk aplikasi mobile, layanan daring, dan dashboard manajemen pelayanan publik. Infrastruktur digital seperti jaringan internet cepat, server data terpusat, dan sistem keamanan siber juga diperkuat.
“Kami ingin setiap warga bisa mengurus keperluan administratif dengan mudah dari rumah atau ponsel mereka. Inovasi teknologi harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Nuraini Fitriani.
Pelatihan dan Pendampingan SDM
Transformasi digital juga melibatkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pemkot menyelenggarakan pelatihan bagi pegawai untuk mengoperasikan sistem baru, memahami manajemen data, dan memberikan pelayanan prima berbasis digital.
“SDM yang mumpuni menjadi fondasi agar digitalisasi berjalan efektif. Tanpa pegawai yang kompeten, teknologi tidak akan memberikan manfaat maksimal,” jelas Nuraini.
Harapan bagi Masyarakat
Wali Kota Balikpapan menegaskan bahwa digitalisasi pelayanan publik akan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kecepatan layanan. Dengan layanan yang makin mudah dan terintegrasi, masyarakat diharapkan lebih puas dan efisien dalam mengurus berbagai kebutuhan administratif.
“Transformasi digital adalah jalan kita menuju Balikpapan yang modern, efisien, dan ramah masyarakat. Semua program ini untuk kemudahan dan kepuasan warga,” pungkas Rahmad.







