NEWS Balikpapan — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan memastikan bahwa sejumlah proyek pembangunan sekolah dan puskesmas yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 berjalan sesuai target. Hal itu disampaikan usai dewan melakukan kunjungan lapangan ke beberapa titik proyek strategis di wilayah Balikpapan Selatan dan Balikpapan Timur.

Progres Fisik Capai di Atas 90 Persen
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H. Amir Pirmansyah, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan mayoritas proyek pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan sudah berada pada tahap akhir penyelesaian.
Baca Juga : Alwi: Semangat Pahlawan Energi Pembangunan Balikpapan
“Dari hasil tinjauan kami, progres pembangunan sekolah dasar di Gunung Bahagia dan puskesmas di Lamaru sudah di atas 90 persen. Artinya, pelaksanaannya masih sesuai target yang ditetapkan pemerintah kota,” ujar Amir di Balikpapan, Minggu (10/11/2025).
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar penyelesaian proyek tersebut tidak hanya tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar mutu bangunan. “Kami tidak ingin hanya mengejar serapan anggaran, tapi kualitas juga harus dijaga agar fasilitas ini bisa digunakan jangka panjang,” tegasnya.
Fokus Tingkatkan Akses Layanan Publik
Menurut Amir, proyek pembangunan sekolah dan puskesmas merupakan bagian dari komitmen Pemkot Balikpapan untuk memperluas akses pendidikan dan kesehatan di wilayah pinggiran. Ia menyebut, pembangunan puskesmas baru di Lamaru dan rehabilitasi SDN 021 Gunung Bahagia menjadi prioritas karena tingginya kebutuhan layanan masyarakat.
“Balikpapan ini berkembang cepat, terutama di wilayah timur. Pemerintah harus memastikan semua warga mendapat pelayanan yang merata,” kata Amir.
Dinas PUPR Pastikan Rampung Tepat Waktu
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Balikpapan, Ir. Bambang Sutopo, memastikan seluruh proyek fisik yang dibiayai APBD tahun 2025 akan rampung sebelum akhir Desember.
“Kami pastikan pekerjaan berjalan sesuai kontrak dan spesifikasi teknis. Untuk puskesmas dan sekolah, progresnya cukup baik dan akan segera dilakukan pemeriksaan akhir,” ungkap Bambang.
Ia menegaskan, setelah rampung, bangunan tersebut akan segera diserahkan ke dinas teknis terkait agar bisa langsung dimanfaatkan masyarakat. “Kami harap awal tahun depan fasilitas ini sudah bisa digunakan,” tutupnya.
Dengan capaian ini, DPRD menilai sinergi antara pemerintah dan kontraktor berjalan positif, menjadi bukti bahwa pembangunan Balikpapan terus bergerak maju demi peningkatan layanan publik.







