NEWS Balikpapan — Wakil Wali Kota Balikpapan, Thohari Aziz, mendorong pengawasan lebih ketat terhadap distribusi beras premium di kota tersebut menyusul kenaikan harga yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga meminta Polda Kalimantan Timur untuk menelusuri kemungkinan adanya praktik penimbunan atau permainan distribusi yang menyebabkan harga beras tidak stabil di pasar.

Menurut Thohari, kenaikan harga beras premium yang kini dijual di atas HET mengindikasikan adanya potensi gangguan distribusi di tingkat pedagang maupun pemasok. Pemerintah daerah, kata dia, tidak bisa membiarkan kondisi ini karena beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat.
Baca Juga : Perkuat Koordinasi Antisipasi Gejolak Harga Pangan Jelang Akhir Tahun
“Kami minta aparat dan instansi terkait memperketat pengawasan distribusi beras, terutama jenis premium. Jika ditemukan harga di atas HET tanpa alasan yang jelas, harus ditelusuri apakah ada unsur pelanggaran dalam rantai pasok,” ujar Thohari di Balikpapan, Kamis (30/10/2025).
Pemkot Balikpapan Perketat Pengawasan Distribusi Beras Premium di Atas HET
Ia menambahkan, Pemkot Balikpapan akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Bulog, dan Satgas Pangan Polda Kaltim untuk memastikan stok beras di lapangan tetap tersedia dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah.
Selain itu, Thohari juga meminta masyarakat agar tidak panik membeli secara berlebihan, karena langkah tersebut justru dapat memperburuk situasi pasar. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menjamin pasokan beras cukup dan akan mengambil langkah tegas jika ditemukan adanya pelanggaran oleh pihak tertentu.
Balikpapan Tegas Awasi Distribusi Beras Premium, Wawali Minta Polisi Turun Tangan
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog agar penyaluran beras medium maupun premium berjalan lancar. Kalau ditemukan oknum distributor yang menahan stok, kami akan tindak sesuai aturan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Fadly Rizal, menyebut pihaknya tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan ritel modern untuk memastikan kesesuaian harga dengan HET. Dari hasil sementara, beberapa pedagang mengaku harga dari pemasok sudah naik sejak dua pekan terakhir.
Distribusi Beras Premium Diduga Tersendat
“Kami mendata titik-titik yang harga berasnya di atas HET dan sedang menelusuri dari mana kenaikannya bermula. Kalau memang ditemukan pelanggaran, akan kami laporkan ke Satgas Pangan,” ujarnya.
Langkah pengawasan ini diharapkan mampu menekan spekulasi harga dan menjaga stabilitas bahan pokok menjelang akhir tahun. Pemkot Balikpapan juga memastikan akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan lembaga pangan nasional agar kebijakan pengendalian harga bisa berjalan efektif.
“Yang terpenting, masyarakat tidak dirugikan dan harga tetap terjangkau,” tutup Thohari.









