, ,

Reses di Balikpapan, Wahyullah Bandung Bahas Inovasi Ekonomi Sirkular Berbasis Sampah

by -1269 Views

NEWS Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PKS, Wahyullah Bandung, menggelar kegiatan reses masa sidang ketiga tahun 2025 di Kelurahan Sungai Nangka, Kecamatan Balikpapan Selatan, Rabu (22/10/2025). Dalam agenda ini, Wahyullah menyerap berbagai aspirasi warga, terutama terkait pengelolaan sampah dan lingkungan yang kini menjadi salah satu isu mendesak di kawasan tersebut.

DPRD Balikpapan Dukung 3R: Sampah Bukan Lagi Masalah, Tapi Peluang |  penasatu.com
Reses di Balikpapan, Wahyullah Bandung Bahas Inovasi Ekonomi Sirkular Berbasis Sampah

Reses dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus RT, kader lingkungan, dan perwakilan UMKM lokal. Warga menyampaikan keluhan tentang volume sampah rumah tangga yang terus meningkat tanpa diimbangi fasilitas pengolahan yang memadai. Namun, di balik permasalahan tersebut, Wahyullah melihat potensi besar untuk mengubah sampah menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

Baca Juga : Serap Aspirasi, Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Siap Atasi Masalah LPG 3 Kg di Graha Indah

“Sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tapi juga peluang ekonomi jika dikelola dengan benar. Di Sungai Nangka, kita bisa mulai dengan sistem pengelolaan terpadu berbasis masyarakat,” ujar Wahyullah di hadapan warga.


Sampah Bisa Jadi Sumber Pendapatan Warga

Wahyullah menjelaskan, konsep ekonomi sirkular (circular economy) kini menjadi tren di berbagai kota maju. Melalui pendekatan ini, sampah tidak lagi dianggap limbah, melainkan bahan baku bernilai guna yang dapat diolah menjadi produk baru.

Ia mencontohkan, sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos, sementara sampah plastik dan botol bekas dapat dijual kembali atau dijadikan bahan kerajinan bernilai tinggi. Dengan dukungan pelatihan dan fasilitas, warga dapat mendirikan bank sampah mandiri yang terintegrasi dengan program pemerintah kota.

“Kalau masyarakat bisa memilah dan mengelola sampah sendiri, maka tidak hanya lingkungan jadi bersih, tetapi juga bisa menambah penghasilan rumah tangga,” tambahnya.


Dorongan Legislator untuk Kebijakan Ramah Lingkungan

Sebagai anggota DPRD, Wahyullah Bandung berkomitmen untuk mendorong kebijakan daerah yang pro-lingkungan dan pro-rakyat. Ia menyebut pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Menurutnya, Kota Balikpapan perlu memperbanyak fasilitas daur ulang tingkat kelurahan, memperkuat edukasi pemilahan sampah sejak rumah tangga, serta memberikan insentif bagi pelaku UMKM daur ulang.

“Kami di DPRD akan terus memperjuangkan agar program pengelolaan sampah bukan hanya jadi kampanye, tapi benar-benar diterapkan lewat dukungan anggaran dan kebijakan nyata,” tegasnya.


Warga Sambut Antusias, Minta Fasilitas dan Pelatihan

Antusiasme warga Sungai Nangka cukup tinggi terhadap gagasan ini. Beberapa peserta reses bahkan mengusulkan agar kelurahan difasilitasi alat pencacah sampah organik, pelatihan daur ulang plastik, serta dukungan pemasaran bagi produk kerajinan dari sampah.

Ketua RT 33 Sungai Nangka, Rahmat Hidayat, mengapresiasi langkah Wahyullah yang dinilai membawa solusi konkret.

“Kami senang kalau ada program seperti ini. Kalau warga bisa diberdayakan lewat pengelolaan sampah, pasti dampaknya langsung terasa,” ujarnya.


Dorong Gerakan Lingkungan Berbasis Ekonomi

Menutup kegiatan reses, Wahyullah Bandung mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun gerakan lingkungan berbasis ekonomi kerakyatan. Ia menekankan, perubahan besar harus dimulai dari kesadaran kecil setiap rumah tangga dalam mengelola sampahnya sendiri.

“Kita ingin menjadikan Sungai Nangka sebagai contoh kelurahan yang bersih dan mandiri secara ekonomi melalui pengelolaan sampah. Ini bisa jadi model bagi wilayah lain di Balikpapan,” tutup Wahyullah optimistis.

Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Balikpapan sebagai kota hijau dan berdaya ekonomi lokal, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang digagas Pemerintah Kota Balikpapan.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.