, ,

Disdag Balikpapan Awasi Distribusi Beras Hingga ke Pedagang

by -1184 Views

NEWS BalikpapanDinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan memperketat pengawasan distribusi beras di wilayahnya menyusul adanya fluktuasi harga dan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan beras tetap stabil dan tidak terjadi penimbunan di tingkat pedagang.

Intervensi Harga Beras Jadi Fokus Disdag Balikpapan di Tengah Kenaikan  Pasar - IniBalikpapan.Com
Disdag Balikpapan Awasi Distribusi Beras Hingga ke Pedagang

Kepala Disdag Balikpapan, Siti Rahmawati, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim pengawas ke sejumlah distributor dan pasar tradisional untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar. “Kami ingin memastikan bahwa beras dari gudang Bulog dan distributor besar benar-benar sampai ke pedagang dan masyarakat tanpa hambatan,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Baca Juga : Dinsos Kota Balikpapan Tingkatkan Layanan bagi PPKS, Wujudkan Kota Peduli dan Inklusif

Menurutnya, pengawasan dilakukan secara berjenjang mulai dari gudang penyimpanan, jalur distribusi, hingga lapak pedagang. Hal ini untuk mencegah praktik spekulasi yang dapat menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran. “Tim kami memantau setiap rantai distribusi agar tidak ada yang menahan stok untuk dijual saat harga naik,” jelasnya.

Disdag juga bekerja sama dengan Bulog Balikpapan dan Satgas Pangan Polresta Balikpapan untuk memperkuat koordinasi lapangan. Rahmawati menegaskan, apabila ditemukan pedagang atau distributor yang melakukan pelanggaran, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas. “Kami akan tindak sesuai aturan jika ada yang terbukti menimbun atau memainkan harga,” tegasnya.

Saat ini, harga beras di beberapa pasar tradisional Balikpapan masih tergolong stabil, meski ada kenaikan tipis pada beberapa jenis beras premium. Rata-rata harga beras medium berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp14.500 per kilogram, sedangkan beras premium mencapai Rp16.000 per kilogram.

Selain pengawasan, Disdag juga mengimbau masyarakat untuk membeli beras secukupnya dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan pasokan di pasar. “Ketersediaan beras kita aman, jadi masyarakat tidak perlu panik,” kata Rahmawati.

Dalam waktu dekat, Disdag bersama Bulog akan menggelar operasi pasar di beberapa titik strategis guna menjaga kestabilan harga dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah. “Operasi pasar akan difokuskan di daerah padat penduduk dan pasar tradisional besar seperti Klandasan dan Sepinggan,” tambahnya.

Pemerintah. Kota Balikpapan berharap upaya pengawasan ketat dan sinergi antarinstansi ini dapat menjaga kestabilan harga bahan pokok. Khususnya beras, menjelang akhir tahun dan musim liburan panjang. “Kami berkomitmen memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan masyarakat dapat membeli beras dengan harga terjangkau,” tutup Rahmawati.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.