NEWS BALIKPAPAN — Wakil Wali Kota Balikpapan, Thohari Aziz, menegaskan bahwa guru merupakan penggerak utama peradaban dan masa depan kota, bukan hanya sebagai tenaga pendidik, tetapi juga pembentuk karakter generasi penerus. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Guru Nasional di Gedung Kesenian Balikpapan, Jumat (10/10).

Dalam sambutannya, Thohari menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para guru dalam membimbing peserta didik di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan, terutama dalam menghadapi perubahan teknologi dan transformasi digital.
Baca Juga : Polresta Balikpapan Gelar Jumat Sehat, Dorong Gaya Hidup Sehat di Lingkungan Kepolisian
“Guru bukan sekadar profesi, tetapi panggilan jiwa. Di tangan para guru, lahir generasi yang beradab, berilmu, dan berkarakter,” ujar Thohari.
Komitmen Pemerintah Kota terhadap Pendidikan
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan dan kualitas tenaga pendidik, sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota modern berbasis pengetahuan dan lingkungan berkelanjutan.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkot telah meluncurkan sejumlah program peningkatan kompetensi, seperti pelatihan digital literasi, pembelajaran berbasis teknologi (e-learning), serta pelatihan kepemimpinan guru. Selain itu, Pemerintah Kota juga mendorong penyaluran insentif bagi guru honorer dan peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
“Kami ingin memastikan guru di Balikpapan tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga berkembang dalam hal kompetensi. Mereka harus siap menghadapi perubahan zaman dan teknologi pendidikan,” tambah Thohari.
Guru sebagai Teladan dan Inovator Pendidikan
Dalam kesempatan itu, Thohari juga menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan moral dan sosial bagi anak didik. Di era modern, guru dituntut bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, toleransi, serta semangat kebersamaan.
Ia mencontohkan, banyak guru yang berinovasi menciptakan metode pembelajaran kreatif berbasis proyek, penelitian sederhana, hingga kolaborasi dengan dunia industri untuk menyiapkan peserta didik yang adaptif terhadap dunia kerja.
“Kota ini akan maju jika pendidikan kita maju. Dan pendidikan tidak akan berarti tanpa dedikasi guru-guru hebat,” ujarnya.
Harapan untuk Masa Depan Balikpapan
Menutup pidatonya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghargai jasa guru dan mendukung peningkatan mutu pendidikan. Ia berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan inspiratif.
“Mari kita jadikan Balikpapan sebagai kota yang menghargai ilmu dan menjunjung tinggi peran guru sebagai pembangun peradaban,” tutupnya.







