NEWS BALIKPAPAN – Polisi di Balikpapan mencatat peningkatan kasus Narkoba Gen Z Balikpapan selama dua bulan terakhir. Aparat berhasil menindaklanjuti dan menangkap 30 pemuda yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Kasus ini menimbulkan kekhawatiran serius karena menyasar generasi muda dan berdampak negatif pada produktivitas serta kesehatan masyarakat.

Kapolres Balikpapan menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mengintensifkan patroli, razia, dan operasi intelijen untuk menekan peredaran narkoba di kalangan remaja. Aparat bekerja sama dengan sekolah, universitas, dan komunitas lokal untuk memberikan edukasi pencegahan dan sosialisasi bahaya narkoba.
Baca Juga : Satgas Pangan Polda Kaltim Siaga Jelang Ramadan
Hasil penyidikan menunjukkan para pelaku menggunakan media sosial dan jaringan pertemanan untuk memperoleh dan mengedarkan narkotika. Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sabu, ekstasi, dan alat hisap dari lokasi penangkapan. Aparat menegaskan bahwa hukum akan dijalankan tegas tanpa pandang bulu, termasuk terhadap oknum yang terlibat.
Selain penindakan, aparat mendorong program rehabilitasi bagi pemuda yang terbukti menggunakan narkoba. Polisi bekerja sama dengan dinas terkait untuk memberikan pendampingan psikologis dan keterampilan agar korban dapat kembali produktif di masyarakat.
Kasus Narkoba Gen Z Balikpapan ini menjadi peringatan bagi orang tua, sekolah, dan komunitas agar lebih aktif mengawasi pergaulan generasi muda. Polisi menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mencegah penyalahgunaan narkotika dan menjaga kesehatan serta masa depan pemuda Balikpapan.







