NEWS BALIKPAPAN – RTH Balikpapan menjadi fokus kebijakan pemerintah kota dalam upaya mengatasi potensi banjir. Balikpapan menghadapi tantangan serius terkait tata ruang dan lingkungan, terutama di kawasan yang rawan genangan air.

RTH Balikpapan diperkuat melalui penegasan wali kota yang meminta agar lahan eks Puskib difungsikan sebagai ruang terbuka hijau. Kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus meningkatkan daya serap air di wilayah perkotaan.
Baca Juga : PPN Kilang Balikpapan Penuhi Kebutuhan Lumpur
Wali Kota Balikpapan menegaskan bahwa pemanfaatan lahan harus mengutamakan kepentingan publik. Ia menilai ruang terbuka hijau memiliki peran penting dalam mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.
RTH juga diharapkan mampu memperbaiki kualitas udara dan memberikan ruang rekreasi bagi masyarakat. Pemerintah kota ingin memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan.
Selain itu, pemerintah daerah akan melakukan pengawasan ketat terhadap pemanfaatan lahan tersebut. Langkah ini penting agar tidak terjadi alih fungsi yang bertentangan dengan rencana tata ruang.
RTH Balikpapan menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam pengelolaan kota berkelanjutan. Dengan memperbanyak ruang hijau, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Masyarakat Balikpapan menyambut baik kebijakan ini. Mereka menilai keberadaan ruang terbuka hijau dapat memberikan manfaat langsung, baik dari sisi lingkungan maupun sosial.
RTH Balikpapan juga berfungsi sebagai area resapan air yang efektif. Dengan adanya ruang hijau yang memadai, air hujan dapat terserap dengan lebih baik sehingga mengurangi potensi genangan.
Pemerintah kota berkomitmen menjaga konsistensi kebijakan ini. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan fungsi ruang terbuka hijau tetap terjaga.
Dengan langkah ini, Balikpapan menunjukkan komitmen dalam menghadapi tantangan lingkungan. RTH Balikpapan menjadi solusi strategis untuk mencegah banjir sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.







